Yogyapos.com (YOGYAKARTA) - Stadion Kridosono Kota Yogyakarta menjadi saksi sejarah penting musik rock di tanah air. Mulai dari kembalinya Sepultura ke Indonesia, Overkill yang pertama kali datang dan bermain di sini, hingga Slank yang mengajak Bongky dan Pay, Sabtu (30/9/2023).
BACA JUGA: Pesan Perubahan dari Yogya: Anies Gemakan Keadilan dan Persatuan
Anas S Alimi, founder Rajawali Indonesia mengatakan senang karena bisa menghadirkan Sepultura kembali ke Indonesia dan memboyong Overkill untuk pertama kalinya ke sini.
“Alhamdulillah Jogjarockarta tahun ini berjalan dengan lancar dengan dukungan seluruh pihak. Akhirnya setelah perjuangan panjang, Jogjarockarta bisa menghadirkan Sepultura dan Overkill, juga kolaborasi Slank dengan Pay dan Bongky,” kata Anas, Minggu (1/10/2023).
BACA JUGA: Bersama Relawan P-24, Anies Baswedan Tebar Benih Ikan Menabur Semangat Persatuan
Anas mengungkapkan perasaan senang Jogjarockarta bisa menampilkan Tribute to The Legend of Metal Rotor yang dibawakan oleh Delusive Purity.
Sejak gerbang dibuka pada pukul 14.00, pelan tapi pasti, sekitar 6.00 penonton berdatangan dan membuat Kridosono jadi penuh oleh orang yang memakai baju hitam. Mereka acungan jemari simbol devil’s horn ke udara.
BACA JUGA: Malam Tirakatan di Monumen Pancasila Dihadiri Danrem Brigjen TNI Joko Purnomo
Barudak Bandung Iron Voltage mengawali penampilan Jogjarockarta Festival dengan membawakan sejumlah repertoar yang diambil single dan album penuh mereka, Devastation (2022). Mulai dari “Power Mad”, “Immortal Crush”, “The Wire”, “Wasted to Death”, “Explosion”, “Under the Lightning”, “Levels of Carnage”, “Dying Breath”, dan tentu saja “Devastation”.
BACA JUGA: Ngariung 1.000 Alumni ITB Bersama Anies Baswedan Sodorkan 5 Program Unggulan
“Penampilan mereka yang intens dan padat, nyaris tak memberi ruang bagi kedodoran, membuat band ini memang pantas ditasbihkan sebagai masa depan thrash metal Indonesia. Long live the Iron,” timpalnya.
Tak lama, giliran BIP yang menyengat. Sebagai band yang lahir dari rahim rock 1990-an yang punya banyak fans loyal, penampilan mereka jelas ditunggu oleh para Bipers yang sore itu setia menjadi penyanyi latar. Melihat fans yang bersemangat, dan telah terbakar sejak penampilan Iron Voltage, band rock gaek ini jelas tak mau kalah dengan anak-anak muda.
BACA JUGA: Diinisiasi Ratusan Aktivis 80-90, AB-Ningrat Siap Memenangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
“Mereka membawakan berbagai hits, seperti “Korslet”, “Koncianmu”, “Bintang Hidupku”, “Aku Gemuk Lagi”, hingga “Pelangi Matahari”,”sebutnya.
Kebesaran Rotor terus dihidupkan oleh generasi penerus mereka. Sepertinya itu pesan yang tersirat jelas ketika Delusive Purity naik panggung dan menggempur dengan lagu-lagu thrash klasik milik Rotor. Ada “No War, Always Peace”, “Inside and Outside”, “Diplomasi Gila”, “Siapa… Apa?”, hingga “Behind the 8th Ball” dibawakan dengan apik.
BACA JUGA: Dr Syahganda Nainggolan : Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk Perubahan dan Persatuan
Permainan yang rapi, dan juga ajakan untuk berdoa bagi personel Rotor yang sudah pergi mendahului kita semua, menunjukkan betul bahwa mereka benar-benar menghormati Rotor.
Jogjarockarta juga berhasil mengajak Slank berkolaborasi dengan Pay dan Bongky. Reuni kecil ini disambut hangat dan penuh antusiasme penonton. Mereka seakan dibawa kembali ke masa muda, dengan tembang-tembang yang tak asing lagi.
BACA JUGA: Pasca Dideklarasikan PKS, Anies: Koalisi Makin Solid Mengusung Misi Perubahan
Kehadiran Bongky di ‘Bang Bang Tut’ dan ‘Mawar Merah’, lalu Pay di ‘Suit-Suit… He..He.. (Gadis Sexy)’ dan ‘Maafkan’, membuat penampilan Slank dipenuhi aura nostalgia yang kental. Slank juga tampil cemerlang dengan membawakan lagu-lagu seperti ‘I Miss You But I Hate You’, ‘Mars Slankers’, ‘Tong Kosong’, hingga ‘Virus’.
BACA JUGA: Akhmad Syaikhu Instruksikan Seluruh Kadernya Menangkan Anies Baswedan-Muhaimin di Pilpres 2024
Kehadiran Overkill semakin membakar malam di Kridosono. Band thrash metal asal New Jersey yang dibentuk pada 1980 ini seperti memboyong suasana Pantai Timur Amerika ke tengah kota Yogyakarta. Panas, brutal, dan penuh energi! Mereka membawakan 10 lagu dalam setlist malam itu, seperti ‘Scorched’, ‘Electric Rattlesnake’, ‘Hello from the Gutter’, The Surgeon’, ‘Ironbound’, dan ditutup dengan ‘Fuck You’. Sebuah penampilan perdana yang mengesankan!
Sepultura menjadi penampil pamungkas Jogjarockarta Festival 2023. Band yang pertama kali datang ke Indonesia pada 1992 ini juga menawarkan perpaduan antara musik kencang dan penuh tenaga, dengan kejutan yang nyenengke. (*/Opo)
