Stok Beras di Bulog Tercukupi, Komisi B DPRD Bantul Urunan 200 Kg untuk Warga Miskin

share on:
Anggota Komisi B DPRD Bantul saat sidak di Gudang Bulog, Pajangan, Bantul, Senin (6/4/2020) || YP/dari W

Yogyapos.com (BANTUL) - Ketersediaan beras di gudang Bulog, Pajangan, Bantul, masih mencukupi hingga masa tanggap darurat Covid-19 berakhir pada 29 Mei 2020.

Ketersedian beras di gudang Bulog ini diketahui pula oleh Komisi B DPRD Bantul saat sidak di Gudang Bulog Bantul yang berada di Kecamatan Pajangan serta pembagian beras 200 kilogram kepada warga yang kurang mampu dan pengemudi ojek online atau ojol yang biasa mangkal di musala DPRD Bantul, Senin (6/4/2020).

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bantul, Wildan Nafis mengatakan saat melakukan sidak di gudang beras milik Bulog di Kecamatan Pajangan diketahui stok beras saat ini mencapai 1.042 ton diperkirakan masih mampu untuk mencukupi kebutuhan selama masa tanggap darurat Covid-19,.

"Dari keterangan pengelola gudang beras Bulog di Pajangan stok beras aman bahkan sampai berakhirnya masa tanggap darurat Covid-19," katanya.

Politisi PAN ini menjelaskan setiap bulannya gudang beras Bulog di Pajangan mendistribusikan sekitar 30 hingga 40 ton beras perbulannya. Jika dihitung sampai selesainya masa tanggap darurat Covid-19 masih sangat aman. Apalagi saat ini disejumlah desa di Bantul juga sedang panen raya padi sehingga tak khawatir ada kelangkaan pasokan beras untuk masyarakat.

"Belum ada juga lonjakan permintaan artinya tidak aksi borong, semua masih normal dan harga beras kelas medium dari Bulog djual kisaran Rp 8.000 hingga Rp 8.100 pekilonya," jelasnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi B DPRD Bantul, Aryunadi mengatakan anggota Komisi B beserta pimpinan Komisi B dalam pandemi Covid-19 ini juga melakukan ‘bantingan’ (urunan) uang untuk dibelikan beras dan sumbangan kepada warga miskin di Bantul yang membutuhkan termasuk tukang ojek online yang kebetulan mangkal diseputaran gedung DPRD Bantul.

"Jadi saat kita sidak ke gudang beras Bulog kita juga sembari membagikan beras dalam kemasan 5 kilogram untuk warga miskin. Pembagian beras untuk warga miskin ini menjadi komitmen Komisi B DPRD Bantul untuk meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19," tuturnya Politisi PDI Perjuangan ini.

Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Bantul ini menambahkan setiap Senin hingga berakhirnya masa darurat Covid-19 akan terus membagikan beras kepada warga miskin sebanyak 200 kilogram dalam kemasan 5 kilogram beras. (Dws)

 


share on: